Senin, 25 November 2013

Dampak Kenaikan UMK, Pemecatan Ancam Buruh di Cianjur

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Cianjur belum bersikap lebih jauh terkait kenaikan upah minimum kabupaten (UMK) Cianjur sebesar Rp 1,5 juta. Rencananya Apindo akan menentukan sikap setelah melakukan musyawarah cabang (muscab) Apindo Cianjur pada 28 November mendatang.
"Waktu kami berkumpul dengan anggota dalam rapat kecil, kami keberatan dengan kenaikan UMK Cianjur sebesar Rp 1,5 juta. Dikeluarkan pula solusi terbaik akibat dampak kenaikan UMK, yakni melakukan pengurangan jumlah karyawan," kata Ketua Apindo Cianjur, Sutardi, ketika ditemui di Pengadilan Negeri Cianjur, Senin (25/11/2013).

Sutardi mengatakan beberapa perusahaan asing di bidang padat karya pun akan mencabut investasinya. Pasalnya kenaikan upah tersebut, ujar Sutardi, mengakibatkan beban produksi perusahaan semakin meningkat.

"Kami berharap memang para perusahaan asing ini tidak pergi dari Kabupaten Cianjur. Kami juga sudah memberikan saran seperti penangguhan kepada mereka karena memang ada aturannya," kata Sutardi.

Meski begitu, Sutardi mengatakan penangguhan saja tak cukup menyelesaikan dampak yang disebabkan kenaikan UMK. Para pengusaha, kata Sutardi, menilai pengurangan jumlah karyawan merupakan jalan keluar akibat kenaikan UMK. Sekitar 20 perusahaan asing pun mengancam akan mencabut investasi di Kabupaten Cianjur jika penangguhan tak dikabulkan.

"Kenaikan UMK memang cukup memberatkan karena kenaikannya hampir 54 persen. Sedangkan perusahaan yang berdiri di Cianjur terutama perusahaan asing padat karya baru berdiri 2 sampai 3 tahun," kata Sutardi.

Menurut Sutardi, UMK Cianjur tahun 2014 seharusnya sebesar Rp 1.140.000 sesuai dengan penetapan dewan pengupahan. Nilai itu memenuhi indikator kebutuhan hidup layak (KHL) dan sesuai dengan peraturan pemerintah dan Inpres no 9 tahun 2013.

"Kami khawatir dengan adanya kenaikan UMK, para buruh akan menjadi korban akibat pengurangan karyawan," ujarnya.

Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh optimistis kenaikan UMK tidak merugikan perusahaan. Meski hal tersebut sudah diputuskan Gubernur Jawa Barat, menurutnya, perusahaan tidak serta merta harus menaikkan upah.

"Sebelum mereka mampu untuk memberikan upah sebesar yang sudah ditetapkan, masih ada jeda  waktu untuk tidak langsung membayarkannya," kata Tjetjep.

Tjetjep juga berkeyakinan tidak akan ada perusahaan yang akan mencabut investasinya di Kabupaten Cianjur. Pemkab Cianjur, kata Tjetjep, siap melakukan dialog dengan para pengusaha. "Kalau memang ada ancaman seperti itu nanti akan kami kumpulkan para pengusahanya dan membicarakan persoalan itu," katanya. (cis)

Sumber:  http://www.tribunnews.com

Ngopi “Feels Like Home” di Koffietijd Cafe


Bicara kuliner di Bandung memang tidak ada habisnya, mulai dari tempat makan berkelas hingga kaki lima tidak pernah sepi dari pengunjung. Senin kemarin Tim infobdg berkesempatan mengunjungi salah satu cafe yang Recommended untuk dijadikan tempat ngopi dan nongkrong.  Cafe yang tim infobdg kunjungi bernama Koffietijd Cafe yang berada di Jl.Flores No. 8 Bandung. Nama Koffietijd diambil dari bahasa belanda yang artinya “waktunya ngopi“.  Sesuai dengan namanya tempat ini memang cocok untuk kalian bersantai sambil ngopi atau bisa juga bekerja sambil ngopi disini, karena selain menunya yang enak-enak, tempatnya juga sangat nyaman untuk kita berlama-lama di tempat ini. Konsep cafe ini adalah “living home” sehingga pengunjung akan merasa seperti ngopi di rumah sendiri.
Selain kopi disini juga memiliki berbagai pilihan menu lainnya, baik masakan eropa maupun Nusantara. 

Tim  disini mencoba beberapa menu yang menjadi andalan di Cafe ini, menu pertama yang dicoba tim infobdg adalah Steak Ala Koffietijd. Mungkin sudah banyak cafe yang menyajikan Steak lokal maupun import sebagai menunya, tapi steak di Koffietijd ini disajikan berbeda.  Steak ala Koffietidj ini disajikan dengan kentang yang dibalut tepung panir dan di balut dengan saus mushroom membuat tenderloin impornya terasa sempurna, ditambah dengan vegetables salad plus olive oil membuat semakin sehat dan sempurna.

Menu selanjutnya yang tim infobdg rasakan adalah Spaghetti Aglio Olio, Spaghetti asal italia ini sudah diberi sentuhan Indonesia dengan adanya irisan “cengek domba” ditambah dengan irisan smoke beef membuat perpaduan yang sempurna, selain spaghetti pasta di menu ini bisa diganti dengan fettucini. Menu andalan lainnya masih dari negeri Italia yaitu Pizza. Pizza Koffietijd Style memiliki banyak pilihan topping dan dua rasa pizza manis dan pizza asin. Dengan crispy thin pizza dan cara memanggang yang menggunakan kayu bakar sebagai alat pemanggang membuat pizza di tempat ini terasa berbeda dari pizza di tempat lain.

Selain itu Koffietijd juga punya banyak minuman yang Recommended, ada cappuccino, caffe late, caramel cream brulle, beragam varian espresso , iced americano, varian minuman chocolate, varian kopi original, dan varian kopi blended. Yang menjadi recommended dari tim infobdg adalah Raspberry Cappuccino Blend perpaduan cappuccino dan buah menjadikan minuman ini jawaranya di Koffietijd cafe.

Tempat ini very recommended untuk kalian yang mencari tempat nongkrong atau pacaran di malam minggu. Untuk info lebih lanjut mengenai cafe ini, kalian bisa follow twitter mereka @koffietijdbdg

Band Rock N Roll “Speaker First” Resmi Membukarkan Diri

Speaker First ...

Setelah 10 tahun bersama, akhirnya pada 26 Oktober 2013 Speaker First resmi membubarkan diri. Pembubaran band ini dijelaskan secara singkat melalui linimasa sang vokalis, yaitu Mahattir Alkatiry (@attirisme). Seperti diketahui, hingga akhirnya memutuskan untuk bubar, Speaker First telah menghasilkan beberapa karya meliputi WHATEVER YOU SAY (Sony Music, 2004) and DUNIA MILIK KITA (Duta Music, 2009) serta MUDA DAN BERANI (Phoenix Rising, 2011) dan berbagai single yang mengisi berbagai film karya Sineas Indonesia.

Persembahan terakhir untuk Speaker People (sebutan untuk fans Speaker First) dan rekan serta sahabat yang mendukung pun dirancang dan akhirnya digelar pada 24 November 2013 mendatang yang bekerjasama dengan AGENKOBOI sebagai penyelenggara.

untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
AGENKOBOI
+6285722253541 / agenkoboi@gmail.com
Follow Twitter: @agenkoboi & @speakerfirst